
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Sabtu, (31/01/2026) Menjadi hari pertama pelaksanaan pembekalan da’i dalam Program Dakwah Qurowiyah Pondok Pesantren Al-Ishlah. Pada kesempatan tersebut, tema yang diangkat adalah “Akhlak dan Etika Bermasyarakat” yang disampaikan oleh Ustadz Misbahul Mushlih, M.Pd.
Baca Juga: Hifdzun Nushus KMI Pi: Asah Hafalan, Kokohkan Pemahaman

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa etika sosial dalam Islam mengatur sikap dan perilaku seorang muslim dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta tatanan sosial yang harmonis dan penuh kemanfaatan. Ia juga menegaskan bahwa kesempurnaan iman seorang mukmin tercermin dari akhlaknya. “Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya,” ungkapnya.
Baca Juga: Ponpes Al-Ishlah Tegaskan Orientasi Pendidikan untuk Perbaikan Umat dalam Rapat Gabungan
Ustadz Misbahul Mushlih juga menekankan bahwa akhlak memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada sekadar ilmu. Menurutnya, kualitas akhlak seseorang dapat dilihat dari lingkungan pergaulannya, karena seseorang akan dikenal melalui teman-temannya.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu peserta menanyakan perbedaan antara sopan dan santun. Menanggapi pertanyaan tersebut, ia menjelaskan bahwa sopan adalah sikap yang mengikuti aturan atau norma dalam berperilaku, sedangkan santun merupakan kebiasaan berbuat baik yang tumbuh dari hati karena terus-menerus membiasakan diri dalam kebaikan.
Baca Juga: Perbaiki Bacaan, Raih Keberkahan
Dengan berakhirnya sesi pembekalan hari pertama ini, diharapkan para calon da’i Program Dakwah Qurowiyah Pondok Pesantren Al-Ishlah mampu mengimplementasikan nilai-nilai akhlak dan etika sosial dalam setiap aktivitas dakwahnya, sehingga menjadi teladan di tengah masyarakat dan membawa manfaat yang luas bagi umat.
Reporter: Rizalarifaldana
Fotografer: Adly Fahreza R.H.
Editor: Qonita Husna Zahida




