
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Sertifikasi Guru Al-Qur’an Metode Ummi adalah program tahunan yang telah sukses diselenggarakan oleh Kulliyatul Muballighaat Al-Islamiyyah (KMI Pi) yang berkerjasama langsung dengan Ummi Foundation Jember.
Baca Juga: Keajaiban Tulisan: Pesantren Sebagai Ibu Literasi
Program sertifikasi ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, yakni mulai dari hari Senin– Rabu, (07-09/07/2025). Didampingi Ustadz Ibnu Abbas Shalih dan Ustadz Nanang Santoso selaku pengisi acara, terlewatilah tiga hari masa sertifikasi dengan banyak bekal ilmu yang di peroleh.

Pembelajaran yang membawa energi semangat ini akhirnya menjadikan Gedung Serba Guna (GSG) ramai dipenuhi oleh antusias para santriwati peserta sertifikasi. Karena program inilah yang akan menentukan pantas tidaknya para peserta sertifikasi untuk mengajar Al-Qur’an.
Baca Juga: Pelantikan Satuan Pengaman Pesantren (SATPAMPES) Angkatan Ke-27
Pantas tidaknya peserta, bisa ditentukan melalui ujian yang diadakan usai tiga hari menerima materi pembelajaran. Penjelasan secara rinci mulai dari tata cara mengajar jilid satu sampai tata cara mengajar Tajwid dan Ghorib benar-benar membuat para peserta mengerti tahapan-tahapan yang harus dilakukan selama proses pembelajaran.

Dengan visi “Ingin menjadi lembaga terdepan dalam melahirkan generasi Qur’ani” Ummi Foundation sudah banyak melahirkan guru-guru mengaji yang bersertifikat layak melalui ujian-ujian yang ketat dan sistematis.
Baca Juga: Rajawali Muda Terbang Perdana: Pelantikan Anggota Baru dan Kopasbratam Angkatan 25
Diawali dengan ujian pre-test diawal program dan praktek mengajar jilid langsung serta ujian post-test sebelum penutupan program sertifikasi, terkumpullah tiga kelompok terbaik yang diantaranya, kelompok Alif sebagai peserta terbaik pertama, kelompok Tsa’ sebagai peserta terbaik kedua dan kelompok Ta’ sebagai peserta terbaik ketiga.


Reporter: Anindya Illiyin
Fotografer: K. Sofhia, Erina Hakimah
Editor: Muhammad Rasyid Ridho




