
Calon anggota Organisasi Pramuka Inti dan Kopasbratam bersama pembina (Foto: Reza)
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Jum’at, (08/08/2025) Gedung Auditorium K.H. Muhammad Ma’shum menjadi saksi bisu pelantikan anggota baru Organisasi Pramuka Inti dan Kopasbratam (Komando Pasukan Baret Hitam)) angkatan ke-25. Anggota terpilih berbaris rapi di depan pioneering yang berdiri kokoh, simbol kesiapan mereka mengemban amanah.
Baca Juga: Pelantikan Satuan Pengaman Pesantren (SATPAMPES) Angkatan Ke-27
Acara dihadiri oleh Ketua Departemen Pengasuhan Santri, Ustadz Muhammad Zuhal Fathur Rahman, S.Pd., yang sekaligus melepas kegiatan penjelajahan bersama kakak-kakak Kopasbratam senior dan Koordinator. Dalam sambutannya Ustadz Zuhal mengatakan, “Bahwa hari ini akan menjadi hari yang bersejarah, karena apa yang kalian nanti-nantikan selama ini telah tiba. Jangan lupa jaga kesehatan dan keselamatan ketika dimulainya penjelajahan, karena di penjelajahan nanti akan ada ada tantangan dan rintangan yang harus dilewati bersama-sama.”

Suasana peserta ketika penjelajahan (Foto: Reza)
Pukul 06.30 WIB acara dimulai dengan satu kali tepuk pramuka dan tiga kali takbir. Sebelum berangkat, diadakan sesi foto dan yel yel bersama untuk membangkitkan semangat. Total 28 anggota dibagi menjadi dua dangu. Dangu pertama dipimpin oleh Ahmad Muzhaffar dan dangu kedua dipimpin oleh Waldan Herdin Fatahillah. Masing-masing dangu dibekali dua botol air mineral dan dua botol susu untuk persedian di perjalanan.
Perjalanan menuju pos pertama di lapangan di Desa Dawuhan menguji fisik dan keterampilan LKBB resmi, tongkat dan isyarat.

Sesi foto peserta bersama pembina di Gunung Piring, Desa Wonosari (Foto: Reza)
Baca Juga: Keajaiban Tulisan: Pesantren Sebagai Ibu Literasi
Semangat para peserta memuncak dalam battle yel-yel antar dangu. Mereka juga diberi tugas mencari berbagai jenis TOGA (Tanaman Obat Keluarga) lalu mempresentasikan manfaatnya.
Di pos kedua, peserta menjawab esai berbentuk bermacam-macam sandi, sebelum menuju pos ketiga di Balai Desa Kabuaran, mereka disana diuji kembali dengan soal morse dan semaphore. Dangu yang salah menjawab siap menerima sanksi dari kakak Pembina.

Suasana ketika diuji PBB (Peraturan Baris-Berbaris) di lapangan Desa Dawuhan (Foto: Bayu)
Sebelum melanjutkan penjelajahan ke pos selanjutnya, seluruh peserta melaksanakan ISHOMA (Istirahat, Sholat, Makan) dan sholat jum’at berjama’ah di masjid Abu Bakar, Desa Kabuaran. Pada pukul 12.35 WIB., kemudian penjelajahan berlanjut menuju pos keempat di Dam Gunung Piring, Desa Wonosari. Di perjalanan, berbagai rintangan dihadapi bersama.
Baca Juga: Dari Pesantren Untuk Dunia: Santri Perangi Narasi Negatif Lewat Tulisan
Salah satu kakak Kopasbratam, Tian bertanya, “Kenapa harus dilewati bersama-sama?” Rafi Ahmad Baihaqi menjawab, “Karena di pramuka diajarkan saling membantu dan tolong menolong sesama manusia,” sesuai Tri Satya Pramuka.

Muhammad Iqbal dilantik sebagai Pradana angkatan ke-25 (Foto: Bayu)
Di pos keempat, peserta diuji pengetahuan sejarah Pramuka, cara menaksir ketinggian pohon, kedalaman dan lebar sungai, penggunaan kompas serta pembuatan laporan panorama sketsa.
Perjalanan berakhir di lokasi pelantikan. Calon Pradana diberi tugas membuat pioneering sederhana lalu melaksanakan sholat ashar berjama’ah.

Kopasbratam baru menuju Pondok Pesantren Al-Ishlah (Foto: Bayu)
Pukul 16.00 acara pelantikan dimulai. Kak Thoriq Fikri, Pradana Angkatan ke-22 membuka acara dengan pidato motivasi untuk calon pelatih atau Kopasbratam Angkatan ke-25, dilanjutkan pembacaan sumpah setia dan pembacaan struktur keorganisasian. Muhammad Iqbal Maulana dilantik sebagai Pradana, M. Nurfaizin Fatih sebagai wakilnya, lalu Ananda Irza Ardiansyah dilantik sebagai Pratama dan Faizur Rahman Ismail sebagai wakilnya.
Acara ditutup dengan pemakaian seragam secara simbolis.

Seluruh anggota Organisasi Pramuka Intri Rajawali beryel-yel bersama (Foto: Reza)
Setibanya di pondok, seluruh anggota organisasi pramuka inti rajawali yel-yel bersama di depan pionering dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Reporter: Insan Kamil Adz-Dzikri
Fotografer: Adly Fahreza, Bayu Sagara
Editor: Muhammad Rasyid Ridho




