
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Dalam rangka memperingati dan memeriahkan hari raya besar umat Islam, Organisasi Pondok Pesantren Al-Ishlah mengadakan kegiatan Festival Idul Adha (FIA). Kegiatan ini dibuka pada Rabu malam, 04 Juni 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Al-Ishlah oleh Ustadz Zuhal Fathurrohman S.Pd.

Dalam sambutannya, ia mengisahkan tentang ketaatan Nabi Ibrahim as. dan Nabi Ismail as. dalam menjalankan segala perintah Allah SWT. Dalam kisah ini, bukan hanya tentang ketaatan saja yang diuji, tetapi juga keikhlasan, kesabaran, serta kecintaan mereka perlihatkan sebagai bentuk pengorbanan dan kesetiaan kepada Allah SWT.
Kisah Nabi Ibrahim as. dan Nabi Ismail as. ini menjadi dasar pelaksanaan ibadah qurban pada Hari Raya Idul Adha, dimana umat Islam menyembelih hewan qurban setiap tahun sebagai bentuk pengorbanan dan ketaatan kepada Allah swt.

Baca Juga: Farewell Night: Acara Perpisahan Saudara Muslimin dan Muslimat Singapura di Al-Ishlah Bondowoso
Kegiatan Festival Idul Adha ini berlangsung selama 6 hari dan memiliki 17 macam lomba menarik yang dapat menghibur seluruh santri dengan hal-hal positif. Salah satu lomba yang dinanti para santri pada Festival Idul Adha adalah takbir keliling. Karena dengan adanya lomba tersebut nuansa hari raya besar semakin menyenangkan di hati santri.
Baca Juga: Penataran Guru 2025: Bekal Santri KMI Al-Ishlah Menjadi Pendidik dan Teladan Umat



Santriwati mempresentasikan hasil masakan olahan daging qurban kepada juri (Foto: Intana Lady)
Fetival yang diselenggarakan untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H. ini menyediakan berbagai lomba beragam untuk mengasah bakat sekaligus kreatifitas santri, seperti takbir keliling, wedding room (menghias kamar), adzan & iqomah, lipat cepat, kaligrafi, hias parcel, nasheed, Al-Ishlah Song Academy (ASA), traditional taste (memasak), dan lomba menarik lainnya.


Baca Juga: Jumpa Lagi Tahun Esok!
Festival Idul Adha ini ditutup pada selasa malam, 10 Juni 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) oleh Ustadzah Nabila Nur Azmi yang mewakili Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah yang berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, ketua pengasuhan santri putri ini berharap adanya kegiatan FIA bukan hanya sebagai kesenangan sesaat, tetapi dapat menjadi sarana memperkuat karakter dan bahan spiritual yang baik, “Semoga Festival Idul Adha ini bisa menjadi wasilah keberkahan pondok, menambah kesenangan santri dan menjadi ladang amal,” ucap alumnus angkatan 29 tersebut.
Reporter: Jessica Putri
Fotografer: Intana Lady
Editor: Qonita HZ.





Hasil karya santri pada lomba traditional taste dan hias parcel (Foto: Intana Lady)


Suasana lomba traditional taste bersama wali kelas dan musyrifah angkatan (Foto: Intana Lady)




