
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Kamis, (11/06/2026) pukul 09.00 WIB selepas pembukaan penataran dilaksanakan, acara dilanjutkan dengan penataran K.H. Yasin Diaul Haq, M.A, di Masjid Kembar Pondok Pesantren Al-Ishlah. Acara yang dilaksanakan oleh Kulliyatul Muballighien Al-Islamiyyah (KMI) ini dihadiri oleh santriwan dan santriwati akhir KMI.
Sebelum menyampaikan materinya, K.H. Yasin Dhia ul Haqq, M.A., selaku wakil pimpinan pondok pesantren Al-Ishlah ingin berkenalan kepada satu persatu calon pengabdian. Ia menceritakan masa lalunya bahwa ia sering mendapat tugas dari pimpinan untuk mengisi banyak tugas.

Hikmah yang ia ambil bahwa dibalik beban perintah yang diberikan ia mendapatkan pelajaran yang tak berharga yaitu tentang ketaatan terhadap guru, ilmu itu sifatnya universal dan melatih mental. Ilmu itu bisa didapat dari mana saja bahkan dari tempat yang tidak disangka-sangka, jadi jangan ragu-ragu untuk mengambil kesempatan.
Ia melanjutkan bahwa kita akan naik status menjadi ustadz. Jadi matangkan sifat kita, bermanfaat bagi orang lain tidak hanya diri sendiri, displin dan jaga martabat karena manusia lebih cenderung meniru Tindakan daripada omongan.

Ia menjelaskan bahwa disiplin itu bukan tempat balas dendam, disiplin tidak pandang bulu dan disiplin baru bisa ditegakkan ke lingkungan ketika kita mendisplinkan diri kita dulu.
“Mudah-mudahan kita diberi kemudahan dalam mengabdi di pondok ini,” do’a putra pertama K.H. Thoha Yusuf Zakariya, Lc., tersebut sekaligus menutup materinya. – M. Salim
Reporter: M. Salim A.
Fotografer: Fadel Galung
Editor: Ahmad Setiawan




