Training of Leadership 2025: Bahasa dan Segala Komunikasinya

Ustadzah Nur Ma’rifatullah ketika menyampaikan beberapa poin tentang pentingnya berbahasa (Foto: Erina)

Bondowoso, Media Al-Ishlah – Senin, (21/07/25) Pada sore hari, Majelis Pengasuhan Santri Putri (MPS Pi) kembali menyelenggarakan seminar yang diikuti dengan semangat oleh santriwati kelas V KMI Putri. Dipandu langsung oleh Ustadzah Nur Ma’rifatullah yang mengusung tema “Bahasa Dan Komunikasinya” mampu membawa daya tarik tersendiri bagi para peserta.

“Belajar bahasa itu berbeda dengan belajar pelajaran yang yang lain, karena bahasa itu tentang komunikasi dan penerapan, tanpa komunikasi dan penerapan maka dunia berbahasa tidak akan pernah muncul,” ucap alumnus angkatan 26 tersebut.

Baca Juga: Gerak Sehat, Jiwa Kuat: Santri Tangguh Penuh Semangat

Dari kalimat itulah tercipta sebuah gagasan semangat dan tugas yang besar bagi para calon pengurus SILAH kedepannya, yakni pertanyaan tentang, “Bagaimana cara menciptakan suasana bilingual di daerah ma’had?” Pertanyaan tersebut merupakan kunci awal terbentuknya suasana bilingual dalam kondisi bahasa yang hampir terancam punah. 

Suasana seminar Training Of Leadership (TOL) (Foto: Erina)

Jika ingin menciptakan suasana bilingual di area sekitar ma’had, maka harus mampu menciptakan beberapa hal. Pertama, menciptakan tujuan dari hal-hal yang akan kalian ciptakan dan lakukan. Kedua, menanamkan mindset pada diri setiap santri bahwa berbahasa itu keren dan mengasyikkan. Ketiga, menciptakan suasana yang memadai akan tindakan yang berkaitan dengan bahasa. Terakhir, menyediakan seluruh sarana yang berkaitan dengan kegiatan berbahasa.

Baca Juga: Training of Leadership 2025: Cetak Calon Pemimpin dengan Karakter dan Aksi Nyata

4 hal diatas adalah kunci awal untuk membentuk karakter berbahasa pada diri santri, tanpa 4 hal diatas maka suasana bilingual akan sulit untuk dicapai. Sebaliknya, jika 4 hal tersebut telah diterapkan mulai dari diri sendiri hingga kepada masyarakat ataupun anggota, insyaallah  para santri akan tertarik untuk mulai menciptakan suasana bilingual di daerah ma’had. Karena semua tentang bahasa itu adalah tentang penerapan atau penggunaan konteks dalam kehidupan nyata.

Ustadzah Nur Ma’rifatullah ketika menyampaikan pemicu keberhasilan dalam menciptakan suasana bilingual di area sekitar ma’had (Foto: Erina)

Yang menjadi salah satu masalah ialah, “Bagaimana cara agar dapat istiqomah dalam menjalankan hal tersebut?”sebenarnya sukses tidaknya sebuah hasil usaha itu tergantung pada semua usaha yang dikerahkan.

Oleh karena itu, tidak hanya penerapan saja yang harus dilakukan akan tetapi perlu sebuah pendekatan dan pembelajaran antara satu sama lain guna memicu keberhasilan dalam menciptakan suasana bilingual di area sekitar ma’had.

Baca Juga: Saat Amanah Disematkan, Saat Itu Pula Jejak Kebaikan Dimulai

Diakhir kalimatnya, ia kembali menyampaikan, “Berbahasa itu adalah kunci kita menggapai keberhasilan karena salah satu kunci keberhasilan adalah dengan berkomunikasi dan bahasa itu adalah tentang komunikasi.” pesan pemateri diakhir kalimatnya.

Terakhir, acara ditutup dengan sesi tanya jawab, pemberian sertifikat dan foto bersama.

Pemberian sertifikat oleh ketua panitia Training Of Leadership (TOL) (Foto: Erina)
Sesi foto bersama peserta Training Of Leadership (TOL) dengan pemateri (Foto: Erina)

Reporter: N. Aisyah Tiffany Novelisa P.
Fotografer: Erina Hakimah
Editor: Qonita Husna Zahida

Pendaftaran Tahun Pelajaran 2026/2027

Pendaftaran Santri Baru (PSB) KMI Al-Ishlah Putra & Putri Tahun Pelajaran 2026/2027 dibuka pada tanggal 1 Oktober 2025 s.d. 30 Mei 2026

Days
Hours
Minutes
Seconds