
Bondowoso, Media Al-Ishlah — Gemerisik lembar kertas mengisi keheningan kelas dalam ujian Fathul Kutub yang diselenggarakan pada Kamis (08/01). Merupakan program tahunan Panitia Program Niha’ie Putri, ujian Fathul Kutub ini meliputi Opening Oxford, Kasyful Munjid dan Mu’jam.
Pada tahap awal, proses kegiatan belajar mengajar berlangsung seperti biasa. Hingga pada jam pelajaran ke-5 tepatnya pukul 10.20, santriwati Niha’ie Putri bersiap mengikuti ujian Fathul kutub.
Baca Juga: Pengajian Rutin Tafsir Jalalain Tambhena Ate ke-146
Wajah-wajah tertekuk terlihat jelas di balik kamus ketika kertas soal telah dibagikan. Namun dengan persiapan matang yang telah didapatkan oleh segenap peserta dari pembekalan sebelumnya, para peserta dapat menjawab seluruh soal dengan baik.

Baca Juga: Manasik Haji, Bekal Santri Niha’ie Menuju Panggilan Ilahi
Diawali dengan Kasyful Munjid pada sesi pertama, ujian dihentikan sejenak untuk melaksanakan shalat Dzuhur berjama’ah. Barulah pada pukul 12.30 WIB, santriwati melanjutkan kembali ujian yang sempat tertunda dengan Opening Oxford sebagai materi ujian kedua, disusul dengan Kasyful Mu’jam sebagai materi ujian terakhir.

Baca Juga: Membuka Kamus, Membuka Wawasan
Pelaksanaan ujian Fathul Kutub berakhir dengan tertib dan lancar. Harapannya, melalui ujian ini santriwati Niha’ie Putri tak hanya dapat meningkatkan kemampuannya dalam Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Namun juga melatih ketelitian dan kesabaran setiap santriwati kelas akhir untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Reporter: Dzakiroh Qoyyimah Hubbi
Fotografer: Erina Hakimah
Editor: Rini Aisyah




