
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Sabtu, (06/12/2025) Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) Kolaborasi Skrining Tuberculosis (TBC) yang melibatkan Dinas Kesehatan Jawa Timur dan mendapat dukungan penuh dari 10 puskesmas se-Bondowoso, RSUD dr. Koesnadi, RS Paru Jember, serta Akbid Dharma Praja Bondowoso dan melibatkan 150 tenaga kesehatan.
Baca Juga: Bertekad tuk Memperkuat Hafalan Al-Qur’an!

Acara dibuka dengan do’a disusul dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian, sambutan dari Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, Abi K.H. Thoha Yusuf Zakariya Ma’shum, Lc., “Ada dua kenikmatan yang sering dilalaikan manusia, yaitu sehat dan waktu luang,”

Abi K.H. Thoha Yusuf Zakariya Ma’shum, Lc., menyampaikan terima kasih atas kehadiran Sekretaris Dinkes Jatim, tim dokter, serta memohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyelenggaraan acara.
Baca Juga: Visi dan Misi Seorang Pemimpin itu Penting!
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Jawa Timur, Bpk. M. Yoto, SKM., M.Kes., yang mengapresiasi kehadiran seluruh puskesmas, “Bapak Presiden mempunyai program cek kesehatan gratis sebagai upaya deteksi dini agar masyarakat bisa mendapat penanganan lebih cepat,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa Masyarakat harus menjaga kesehatan sebab sakit dapat menghilangkan kesempatan dan produktivitas sehari-hari, “Langkah ini diharapkan dapat mendorong peningkatan pembangunan kesehatan di Jawa Timur yang masih berada di bawah capaian Jawa Tengah,” ujarnya.
Baca Juga: Three Keys to be a Strong Leader!

Acara semakin hangat dengan penyerahan bingkisan simbolis dari Dinkes Jatim kepada Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso dan balasan balik dari pihak Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso kepada Dinkes Jatim. Tanda kerja sama yang berjalan harmonis.

Selepas prosesi seremonial, kegiatan berlanjut dengan pemeriksaan kesehatan, mencakup skrining PTM dan pemeriksaan TBC. Seluruh santriwan dan santriwati beserta asatidz mengikuti pemeriksaan satu per satu.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah penting dalam memperkuat kesadaran kesehatan di lingkungan pesantren, sekaligus mempererat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan sektor kesehatan.
Reporter: Fikri Rafif Rasmadi
Fotografer: Adly Fahreza R.H.
Editor: Rizal Dwi Arifaldana





