
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Ahad, (02/08/2026) Organisasi Santri Pondok Pesantren Al-Ishlah (SILAH) Putra mengadakan acara Bedah Buku sekaligus Ngaji Literasi bersama penulis Ahmad Rifa’i Rif’an. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, acara ini diikuti oleh seluruh santri kelas 1-6 KMI Putra.
Baca Juga: Pembukaan Training Of Leadership: Hidup Menghidupi, Berjuang Memperjuangkan, Bergerak Menggerakkan
Acara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Acara dipandu oleh Ustadz Alfino selaku moderator, yang mengawali kegiatan dengan memaparkan secara singkat biografi penulis yang akan menjadi narasumber. Setelahnya, acara pun dilanjutkan dengan bedah buku bersama penulis Ahmad Rifa’i Rif’an.

Ia menjelaskan bahwa perjalanan menuju keberhasilan tidak akan terlepas dari berbagai kegagalan. Baginya, setiap kegagalan merupakan bahan evaluasi yang dapat mendorong seseorang untuk terus memperbaiki diri dan semakin bersemangat mencapai tujuan, “Kegagalan itulah yang akan menjadi acuan kita untuk lebih bersemangat dalam mencapai tujuan kita,” ujarnya.
Baca Juga: Mengembangkan Potensi Santri Melalui Lomba Intelektual
Dalam kesempatan kali ini, buku yang akan dibedah adalan buku Manusia Paripurna – Karakteristik Pribadi Muslim Ideal (Insan Kamil). Karakteristik yang dimaksud adalah aqidah yang kuat, ibadah yang benar, akhlaq yang mulia, dan wawasan yang kuat. Manfaat bagi sesama, tubuh yang sehat, Mandiri finansial, waktu yang disiplin, serta pergaulan berkualitas.
Baca Juga: Bincang Literasi Al-Ishlah: Merawat Budaya Membaca di Tengah Gempuran Dunia Digital
Penjelasan dalam buku tersebut pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan konsep 11 Kualifikasi Tamatan Al-Ishlah. Perbedaannya terletak pada jumlah kualifikasi yang dibahas. Dalam konsep 11 Kualifikasi Tamatan Al-Ishlah terdapat sebelas nilai, sedangkan dalam buku tersebut hanya dijelaskan sembilan nilai.

Setelah pemaparan hasil bedah buku, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara penulis dan beberapa santri. Acara kemudian berlanjut dengan penyerahan cinderamata oleh panitia kepada penulis. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan penulis, panitia, serta seluruh santri.
Reporter: Insan Kamil
Fotografer: Yardan Rafha Hidayatullah
Editor: Ahmad Setiawan




