
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Agar tercipta pengurus yang bertanggung jawab dalam menjalankan amanah yang diberikan, maka Majelis Pengasuhan Santri Putri (MPS Pi) mengadakan kegiatan Musyawarah Tahunan (MUSYTAH). Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026 bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) serta diikuti oleh santriwati kelas 1-6 KMI sampai dengan asatidzah.
Baca Juga: Seminar Parenting SD Plus Al-Ishlah: Ustadzah Wida Soroti Krisis Kedewasaan Anak Masa Kini
Musyawarah Tahunan ini merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan setiap tahunnya. karena sebagai bentuk pertanggung jawaban dari pengurus periode 2025/2026 kepada seluruh anggota, serta untuk memilih dan menentukan calon ketua silah berikutnya dengan hasil musyawarah bersama.

Kegiatan ini dibuka oleh Gus Yasin Dhia Ul Haq, M.A., yang menyampaikan bahwa seorang pemimpin tidak hanya bertugas memberikan perintah, tetapi juga harus mampu memberikan contoh yang baik kepada anggota yang dipimpinnya. Dengan demikian, seorang pemimpin dapat menjadi teladan yang baik bagi seluruh anggotanya. “Kepemimpinan merupakan sebuah amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh serta dilandasi oleh rasa ketakwaan kepada Allah SWT.”
Baca Juga: Maulid Nabi Muhammad SAW SD Plus Al-Ishlah: Peristiwa Menakjubkan Dalam Sejarah Islam
Setelah menerima berbagai pesan dan nasihat, diharapkan para calon pengurus baru nantinya dapat menjalankan amanah yang telah diberikan dengan penuh tanggung jawab, kesungguhan dan keikhlasan.
Acara ini memiliki beberapa tahapan. Tahap pertama adalah Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus 2025/2026. Sedangkan tahap kedua, adalah pemilihan kandidat ketua SILAH Pi periode 2026/2027 dan berlanjut pada tahap terakhir, yaitu pelantikan pengurus periode 2026/2027.
Dalam pemilihan kandidat ketua SILAH Pi ini pun memiliki tiga babak, babak pertama adalah pemilihan kandidat per-konsulat yang nantinya akan diambil dua orang dari setiap daerah. Setelah terkumpul 12 orang kandidat, pemilihan ini memasuki babak penyisihan dengan melakukan pemungutan suara. Hingga, terpilihlah tiga orang kandidat dari hasil musyawah bersama.

Tiga orang kandidat yang terpilih, akan melakukan orasi di hadapan umum dengan menggunakan bahasa resmi, bahasa Arab ataupun Inggris untuk memaparkan visi, misi dan program kerja yang akan dilakukan ketika menjadi pengurus.
Setelah melewati tiga babak tersebut, tiga orang kandidat yang terpilih akan melalui masa karantina selama tiga hari untuk membangun kesiapan mental, fisik dan intelektual calon pengurus sebelum resmi dilantik.
Baca Juga: Kajian Maulid Nabi di TKIT Al-Ishlah Bondowoso: Kenalkan Makna Maulid dan Penanaman Akhlaq
“Semoga dapat membawa perubahan untuk kedepannya, serta menjadi yang lebih baik dari sebelumnya,” ucap Ustadzah Khafifah Alfian R., selaku Ketua Acara Musyawah Tahunan.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan terlaksana dengan baik, hingga tibalah saat yang dinantikan, yaitu Pelantikan Pengurus Organisasi Santri Al-Ishlah Putri (SILAH Pi) periode 2026/2027 sekaligus penutupan kegiatan Musyawarah Tahunan.
Reporter: Meta Pati Syahrani
Fotografer: Intana Lady F.H., Marsya Artafanny
Editor: Rini Aisyah



