
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Setelah menunaikan ujian Amaliyah Tadris, Panitia Nihaie menggelar ujian lisan Niha’ie pada Senin-Jum’at, (04-08/05/2026). Acara yang diikuti oleh santri kelas akhir KMI Putra ini bertujuan untuk menguji sejauh mana kemampuan santri akhir dalam pelajaran yang telah mereka pelajari.
Baca Juga: Menguatkan Tradisi Keilmuan Pesantren Bersama Pascasarjana UIN KHAS Jember
Acara dibuka pada Senin pukul 07:00 di Masjid Kembar Pondok Pesantren Al–Ishlah oleh Ustadz Muhammad Nahrawi, M.Pd. selaku Mudier KMI Putra. Ia menyampaikan bahwa kita jangan sampai melupakan Allah. Semua amalan akan dipermudah jika kita mendekatkan diri kepada Allah SWT. ”Selalu ingat Allah di mana pun berada,” ujar Mudier KMI tersebut.

Baca Juga: Taftishul Kutub Menjadi Langkah Awal dalam Menghadapi Ujian
Acara berlanjut dengan ujian lisan dalam 4 materi : Bahasa Arab 1, Bahasa Arab 2, Ibadah Amaliyah dan Bahasa Inggris. Para peserta dibagi dalam 4 kelompok dan bergiliran diuji satu per satu oleh pengujinya masing-masing.
Baca Juga: Janganlah Berhenti Mempelajari Al-Qur’an
Puncaknya pada Jumat, (08/05/2026) seluruh peserta mengikuti ujian kolektif oleh Ustadz Muhammad Nahrawi, M.Pd. dalam materi Al-Qur’an.

Reporter: M. Salim Azzabidi
Fotografer: Fadel Galung, Adly Fahreza
Editor: Rizal Dwi Arifaldana




