
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Sabtu, (07/02/2026) Syekh Adly Jaber mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat senang dan bahagia saat pertama kali tiba di Indonesia, khususnya di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai oleh tim jurnalis Media Al-Ishlah usai pengajian Tafsir Jalalain Tambhana Ate ke-147.
Baca Juga: Jalin Shilaturrahim: Kapolres Bondowoso yang Baru Kunjungi Pimpinan Ponpes Al-Ishlah
Suasana bahagia dan penuh antusias yang menyambut kedatangannya, menunujukkan kebaikan dan kebersihan hati yang dimiliki oleh para santri dan jama’ah yang hadir. Itulah cerminan kebahagian yang dirasakan oleh Syekh Adly Jaber. Ia senang melihat keantusiasan semua orang yang hadir dan turut menyambut kedatangannya.

“Kebahagiaan dan kesenangan hati saya tercipta karena melihat sangat antusiasnya kalian dalam menyambut kedatangan saya disini,” jelasnya kepada tim jurnalis dalam bahasa Arab yang fasih.
Baca Juga: Meneguhkan Dakwah di Era Perubahan
Syekh Adly Jaber mengaku sangat senang saat mendengar jumlah para santri dan apa-apa yang dipelajari oleh mereka di pondok. Terlebih, saat ia menemukan lembaga-lembaga seperti Pondok Pesantren Al-Ishlah, yang didirikan berdasarkan hal-hal yang dicintai dan diridhoi oleh Allah, ini membuatnya dan seluruh umat muslim merasakan kebahagiaan yang sama.

Syekh Adly Jaber menuturkan, ia berdo’a kepada Allah SWT agar menjadikan Pondok Pesantren Al-Ishlah ini sebagai mercusuar Islam di seluruh penjuru Indonesia dan bahkan hingga di luar Indonesia sekalipun dengan izin dari Allah.
Saat ditanya tentang kesiapannya untuk turut menetap di Indonesia seperti almarhum kakaknya, ia mengatakan bahwa dirinya tidak mencari kota lain sebagai rumah atau tempat tinggal. “Demi Allah, ini adalah urusan Allah. Tetapi, saya sendiri tidak mencari kota lain sebagai rumah untuk menetap,” tuturnya.

Meski begitu, Syekh Adly Jaber berharap semoga Allah memberikan kesempatan agar ia bisa terus berkunjung secara berkala ke Indonesia, khususnya di Bondowoso. Dan semoga dengan izin Allah, para santri dan jama’ah disini juga bisa berkunjung ke Madinah untuk bershilaturrahim dengannya disana.
Baca Juga: Pengajian Tafsir Jalalain Tambhena Ate ke-147 bersama Syekh Adly Jaber
“Semoga Allah menjadikan perjumpaan kita ini selalu dalam hal yang dicintai dan diridhoi-Nya,” pungkasnya.
Reporter: M. Alfino E.H.
Fotografer: M. Fadel G.S.
Editor: Ahmad Setiawan




