
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Melanjutkan rangkaian kegiatan Ramadhan Camp 1447 H, hari kedua diisi dengan agenda Penguatan Karakter Melalui Training Motivasi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) pada Selasa, 24 Februari 2026 ini bertujuan untuk menjaga konsistensi semangat dalam menjalankan ibadah sekaligus menuntut ilmu selama bulan Ramadhan.
Sesi kali ini menghadirkan Ustadz Drs. Danok Sujiatno yang membawakan materi inspiratif bertema “Mengembangkan Mental Religius”.
Dalam pemaparannya, Ustadz Danok menekankan pentingnya membangun pondasi iman yang kuat sejak dini. Salah satu momen yang paling menyentuh adalah ketika ia menceritakan tentang anak-anak di Gaza yang meski dalam kondisi sulit, mereka sudah mampu menghafal Al-Qur’an dengan lancar.
Baca Juga: Al-Ishlah Bondowoso Kenalkan Kehidupan Santri melalui Ramadhan Camp
Tak hanya melalui cerita, para siswa diajak menonton film pendek yang sarat akan makna. Film tersebut mengisahkan tentang keajaiban hidup seorang anak yang mengalami perundungan karena keterbatasan fisiknya.

Meski harus menggunakan alat bantu kaki dan sempat dikejar oleh teman yang membully, anak tersebut menunjukkan mentalitas yang luar biasa dengan tidak menyerah dengan keadaan. Melalui cuplikan tersebut, siswa diajarkan bahwa kekuatan mental lahir dari keberserahan diri kepada Allah. Hal ini diperkuat dengan penjelasan surat Al-Baqarah ayat 34:
وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اَبٰى وَاسْتَكْبَرَۖ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ
Artinya: “(Ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka, mereka pun sujud, kecuali Iblis. Ia menolaknya dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan kafir.”
Baca Juga: Ramadhan Camp Pondok Pesantren Al-Ishlah: Membentuk Karakter Melalui Akhlak dan Adab

Sebagai kesimpulan, Ustadz Danok menjelaskan bahwa inti dari mental religius adalah ketaatan untuk selalu bersujud kepada Allah dalam kondisi apapun.
“Pembentukan mental religius yang tangguh ini bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan hasil kolaborasi erat antara lingkungan keluarga dan sekolah,” ucapnya.
Baca Juga: Dari Anak Menjadi Remaja Tangguh: Edukasi di Hari Kedua Ramadhan Camp
Diharapkan melalui training motivasi ini, para siswa SD Alam Insan Cendekia tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental yang religius dan pantang menyerah.

Reporter: Ghaitsa Shahira Shafa
Fotografer: M. Alfin Nur Ramadhani
Editor: Qonita Husna Zahida




