Peringati HUT Ke-81 RI, Abi Thoha: “Kita Harus Menjadi Orang yang Merdeka,”

Inspektur Upacara saat menerima laporan dari Paskibra (Foto: Fadel)

Bondowoso, Media Al-Ishlah – Senin, (17/08/2026) Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso mengadakan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pondok Pesantren Al-Ishlah.

Acara ini dihadiri oleh seluruh santri dari jenjang KBIT hingga mahasantri STIT Al-Ishlah, para departemen dan dewan unit kerja, asatidz/ah, Danramil Grujugan, Kapolsek Grujugan, Bapak Camat Grujugan, dan juga keluarga besar pondok.

Baca Juga: KKKS Kecamatan Grujugan Gelar Lomba PBB Tongkat di Ponpes Al-Ishlah, Disambut Semangat dan Antusiasme Tinggi dari Seluruh Peserta

Acara berlangsung dengan khidmat. Dimulai dengan pembacaan teks Proklamasi untuk mengingat momen awal kemerdekaan, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, dan pembacaan do’a untuk menambahkan keberkahan di hari kemerdekaan ini.

Acara yang dinanti pun tiba. Dari penjuru lapangan, suara hentakan kaki 34 santri pilihan bergema memenuhi langit kemerdekaan, menerbangkan debu ke awan, seakan mengiringi semangat kemerdekaan.

Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) memasuki lapangan upacara (Foto: Fadel)

Itulah Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, yang siap mengibarkan Sang Merah Putih di hari penuh makna. Bendera diterima dari Bapak Inspektur Upacara, dengan kegagahan dan wibawa yang menambah kuat aura diri Paskibra, mereka langkahkan kaki dengan kompak dan sigap untuk mengibarkan bendera.

Acara bertambah syahdu saat lagu kebangsaan Indonesia Raya diputar mengiringi proses pengibaran bendera. Seluruh mata tertuju padanya, dua warna yang sarat akan makna dan dipenuhi sejarah dalam memproklamasikannya.

Baca Juga: Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) 2026

“Merdeka bukan berarti kita bebas melakukan segala sesuatu, bebas mengumbar hawa nafsu, mengumbar pikiran-pikiran secara bebas, mengekspresikan seluruh pikiran secara bebas tanpa terukur dan terkendali,” tutur Inspektur Upacara menyampaikan amanatnya.

“Merdeka bagi santri dan pondok pesantren adalah merdeka dari perbudakan dan penghambaan kepada manusia, materi, dunia, bebatuan, dan pepohonan,” jelasnya kepada seluruh hadirin.

Penyerahan bendera Merah Putih kepada pembawa bendera (Foto: Fadel)

“Merdeka menurut santri dan pondok pesantren adalah merdeka dengan melakukan sesuatu yang positif tetapi terukur dan terkendali,” tambahnya.

“Kita harus menjadi orang yang merdeka,” seru Inspektur Upacara. Abi Thoha pun mengimbau seluruh hadirin untuk merdeka dari segala perbudakan, kemaksiatan, dan kemungkaran. Serta memerdekakan diri, jiwa, dan pikiran dari menyembah hamba, manusia, harta, dan dunia.

Baca Juga: Belajar Kepemimpinan berlandaskan Syariat Allah

“Karena kita semua adalah milik Allah. Segala yang ada diatas muka bumi ini adalah milik Allah,” tegasnya. “Allah-lah yang menggenggam semua hidup kita,” jelas Inspeksur Upacara.

Seusai mendengar amanat, seluruh hadirin menyanyikan bersama lagu Hymne Oh Pondokku dan Hymne Al-Ishlah sebagai bentuk cinta pada pondok.

Setelah upacara, tim Nasyid Shoutul Ishlah membawakan lagu Bisikan Cinta, yaitu lagu yang ditulis oleh Bapak Pimpinan Pondok.

Para anggota Paskibra pun turut meramaikan lapangan dengan menyanyikan yel-yelnya. Dilanjutkan dengan penampilan Tari Kipas dari siswi TKIT Al-Ishlah dan Tari Nusantara dari siswi SD Plus Al-Ishlah.

Penampilan PBB Tongkat oleh Organisasi Pramuka Inti Al-Ishlah (Foto: Yardan)

Para santri pun turut menyuguhkan penampilan untuk mengisi suasana kemerdekaan. Mulai dari Drama Kolosal dan puisi kemerdekaan yang menyentuh hati. Serta penampilan PBB Tongkat, Al-Ishlah Acrobatic, dan Tapak Suci yang memukau para hadirin.

Seni kipas tapak suci oleh tim Fighter Al-Ishlah (Foto: Yardan)

Semoga peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini membawa keberkahan bagi kita semua dan meningkatkan semangat kita untuk mengisi dan mempertahankan kemerdekaan dengan sesuatu yang positif.

Reporter: M. Alfino E.H.
Fotografer: Yardan R.H.
Editor: Ahmad Setiawan

Tentang Penulis:

Pendaftaran Tahun Pelajaran 2026/2027

Pendaftaran Santri Baru (PSB) KMI Al-Ishlah Putra & Putri Tahun Pelajaran 2026/2027 dibuka pada tanggal 1 Oktober 2025 s.d. 30 Mei 2026

Days
Hours
Minutes
Seconds