
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Organisasi Santri Pondok Pesantren Al-Ishlah Putra (SILAH Pa) periode 2025-2026 M menggelar pelantikan pengurus baru SILAH Putra, pada Kamis, 15 Oktober 2026 M. Bertempat di Masjid Kembar Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Musyawarah Tahunan (MUSYTAH) 2026 M serta menandai dimulainya masa kepengurusan baru periode 2026–2027 M.
Baca Juga: Menakar Ilmu, Menempa Diri: Ujian Lisan Kelas Akhir KMI Putri
Acara tersebut dihadiri oleh K.H. Yasin Dhia Ul-Haq, M.A., yang mewakili Bapak Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, Abi K.H. Thoha Yusuf Zakariya, Lc. Pelantikan ini menjadi momen peralihan kepemimpinan dari pengurus periode sebelumnya kepada pengurus baru SILAH Putra.

Rangkaian acara diisi dengan sambutan dan pembacaan susunan pengurus baru SILAH Putra oleh Ketua MPS Putra, Ustadz Rizal Dwi Arifaldana.
Selanjutnya, setelah mendengarkan beberapa pesan dan nasihat dari wakil pimpinan pondok, seluruh pengurus baru mengikuti pembacaan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh K.H. Yasin Dhia Ul-Haq, M.A.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan sejumlah nasihat dan harapan agar para pengurus senantiasa menjaga semangat, keikhlasan, serta istiqamah dalam mengemban amanah yang telah diberikan.
Baca Juga: Pemeriksaan Buku Santri Niha’ie, Persiapan Menuju Ujian Akhir Semester 1
Dalam nasihatnya, anak pertama pimpinan pondok tersebut menegaskan bahwa mengemban amanah harus diawali dengan niat yang baik serta dijalani dengan kesabaran dan penuh tanggung jawab.

Gus Yasin juga mengingatkan bahwa tugas seorang pengurus tidak hanya sebatas menjalankan kewajiban organisasi, tetapi juga merupakan tanggung jawab yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Pergantian kepengurusan ini merupakan bagian dari proses kaderisasi yang dilaksanakan setiap tahun setelah berakhirnya masa pengabdian pengurus sebelumnya. Pada setiap periode, estafet kepemimpinan SILAH Putra dipercayakan kepada santri kelas 5 KMI. Para pengurus diharapkan mampu melanjutkan perjuangan organisasi serta menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab dengan penuh ketabahan, keikhlasan, dan kesungguhan.

Baca Juga: Bukan Kekurangan Orang Pintar, tetapi Kekurangan Sistem
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tongkat estafet kepengurusan dari pengurus lama kepada pengurus baru, sebagai simbol peralihan tanggung jawab kepemimpinan. Selain itu, pengurus periode sebelumnya juga memberikan cinderamata kepada pimpinan pondok, sebagai bentuk penghormatan dan kenangan. Kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama.

Reporter: M. Ilham M.
Fotografer: M. Fadel Galung Saputra
Editor: Rizal Dwi Arifaldana




