
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Kamis, (26/02/2026) menjadi hari kedua pelaksanaan Ramadhan Camp SD Islam Muhammadiyah I Panji, Situbondo. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, pengajian digelar untuk menguatkan rasa syukur para siswa.
Baca Juga: Ramadhan Camp Pondok Pesantren Al-Ishlah: Puasa sebagai Latihan Menjaga Diri
Ustadz Drs. Danok Sujiatno mengajak para siswa untuk bersyukur, “Kita masih mempunyai tangan, kaki, dan anggota tubuh yang lain. Oleh karena itu, kita harus bersyukur dengan mengucapkan Alhamdulillah,” ucapnya sebagai kalimat pembuka.
Baca Juga: Ramadhan Camp : Meningkatkan Minat Berpesantren
Dalam pemaparannya, ia menunjukkan video tentang seorang hamba Allah yang tidak memiliki tangan dan kaki, tapi dia tetap bersyukur dengan mencoba melakukan kegiatan seperti yang dilakukan oleh orang lain. Ustadz Danok menerangkan bahwa orang tersebut sadar dengan keterbatasannya, tetapi dia tidak mau larut dalam keterbatasannya.

Ia menyampaikan, “Cara kita mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah adalah dengan beribadah seperti shalat, berpuasa, dan berbagai ibadah lainnya.”
Baca Juga: Sirah Nabawiyyah, Penambah Wawasan
Ustadz Danok juga menampilkan dua video inspiratif lainnya. Pertama, tentang seorang pemain yang dilatih oleh pelatihnya, kemudian gagal saat ingin sampai di ujungnya tapi ia mampu bersyukur lewat kegagalannya. Kedua tentang seorang anak yang berjalan dengan bantuan alat dan sering dibully oleh temannya namun mampu lepas dari alat bantunya.
Pelajaran yang dapat diambil dari ketiga video tersebut adalah kita harus selalu bersyukur dimanapun dan apapun keadaannya, baik dalam senang maupun susah. Acara ditutup dengan pembacaan hamdalah bersama diikuti dengan antusias oleh para peserta.
Reporter: Faizur Rahman I.
Fotografer: Adly Fahreza
Editor: Ahmad Setiawan




