Menuai Inspirasi tuk Menghafal Kalam Ilahi!

Suasana Zoom Meeting santri kelas tahfidz KMI Putra. (Foto: Bayu)

Bondowoso, Media Al-Ishlah – Rabu malam, (26/11/2025) Kulliyatul Muballighien Al-Islamiyyah (KMI) Putra mengadakan seminar motivasi menghafal Al-Qur’an yang diisi oleh ustadz Muhammad Rifqi Atif, M.Ag., salah satu alumni yang berhasil mengkhatamkan hafalan Al-Qur’an 30 juznya, saat menjadi santri di Pondok Pesantren Al-Ishlah.

Baca Juga: Mengenal Air, Udara dan Api Bersama Petugas Pemadam Kebakaran

Acara ini diadakan via Zoom Meeting di Ruang Rapat Kantor Pusat Pondok Pesantren Al-Ishlah, dan diikuti oleh seluruh santri kelas tahfidz KMI Putra serta para pengurus dan asatidznya.

Suasana Zoom Meeting santri kelas tahfidz KMI Putra. (Foto: Bayu)

Ia menjelaskan bahwa tahsin (memperbaiki bacaan) Al-Qur’an, itu lebih penting daripada tahfidz (menghafal). Mengutip tulisan Imam Suyuthi, ia mengatakan bahwa tahsin itu wajib bagi setiap muslim, sedangkan tahfidz itu sunnah. Oleh karena itu, tahsin menjadi step utama yang penting sebelum mulai menghafal.

Baca Juga: Pertanggungjawaban dari Amanah yang Diemban

Dalam pemaparannya, ustadz Rifqi Atif membagikan pengalamannya dalam menyelesaikan hafalan 30 juznya di Pondok Pesantren Al-Ishlah. Ada 3 konsep yang ia lakukan, yaitu: ziyadatul hifdzi (menambah hafalan), muroja’atul hifdzi (mengulang hafalan), dan taqwiyatul hifdzi (memperkuat hafalan).

Suasana Zoom Meeting santri kelas tahfidz KMI Putra. (Foto: Bayu)

Menurutnya, teknik itu sangat efisien bagi santri yang memiliki kepadatan waktu dan ingin menghafal di luar lingkungan pondok tahfidz. Hal itu telah dibuktikan langsung olehnya. Meski dengan padatnya kegiatan yang ada, ia berhasil mengkhatamkan hafalannya sebelum lulus dari KMI.

“Kadar yang pas untuk muroja’ah adalah setiap harinya 10% dari jumlah hafalan,” jelasnya membagikan cara muroja’ah yang ia lakukan. Selain itu, ia pun memberikan contoh tentang taqwiyatul hifdzi. Dimana setiap hafalan yang belum melekat kuat dalam ingatan kita, itu harus diluangkan waktu khusus untuk menguatkannya setidaknya sekali dalam sepekan.

Suasana Zoom Meeting santri kelas tahfidz KMI Putra. (Foto: Bayu)

Di akhir materi, ia membagikan pengalamannya setelah selesai menghafalkan 30 juz. Yaitu mempelajari berbagai macam ilmu lanjutan khusus, seperti belajar qiro’at, rasm, waqf dan ibtida’, serta berbagai ilmu lainnya.

Suasana Zoom Meeting santri kelas tahfidz KMI Putra. (Foto: Bayu)

Sebelum menutup acara, ia mengadakan kuis dan memberikan hadiah bagi santri yang menjawabnya. Acara ini diharapkan dapat memotivasi para santri kelas tahfidz KMI Putra, sehingga memacu semangat mereka lebih kuat dalam menghafal ayat-ayat yang dapat mendatangkan rahmat.

Reporter: M. Alfino E.H.
Fotografer: Bayu Sagara L.P.
Editor: M.R. Ridho

Pendaftaran Tahun Pelajaran 2026/2027

Pendaftaran Santri Baru (PSB) KMI Al-Ishlah Putra & Putri Tahun Pelajaran 2026/2027 dibuka pada tanggal 1 Oktober 2025 s.d. 30 Mei 2026

Days
Hours
Minutes
Seconds