
Bondowoso, Media Al-Ishlah – Kulliyatul Muballighat Al-Islamiyah (KMI) kembali mengadakan perlombaan Hifdzun Nushus yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 Oktober 2026 dan diikuti oleh seluruh santriwati kelas 1-6 KMI.
Baca Juga: Pengajian Tafsir Jalalain ke-155, Pesantren Didorong Perkuat Kemandirian Ekonomi Santri
Diadakannya perlombaan ini ialah untuk mengevaluasi kembali mata pelajaran santriwati yang berkategori hafalan dan membangkitkan semangat berkompetisi dalam diri para santriwati.

Kegiatan ini dibuka oleh Ustadzah Nurul Hayati pada tanggal 10 Oktober di Tsaqifah Bani Ma’shum Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso, yang dihadiri oleh seluruh peserta perlombaan serta jajaran pengajar pondok putri.
Dalam sambutannya, Ustadzah Nurul berpesan kepada seluruh peserta untuk menghindari maksiat dalam bentuk apapun serta meneladani sifat Imam Syafi’i yang menghormati semua guru yang telah mengajarkan beliau sekecil apapun. Tidak lupa, guru kepondokan ini juga mengingatkan para peserta untuk terus bersemangat dalam berkompetisi.

Perlombaan Hifdzun Nushus ini mempunyai tiga fase bertahap yang meliputi babak penyisihan (ujian tulis), babak semifinal (6 besar), dan babak final (perebutan posisi juara). Adapun materi yang diujikan adalah Tahfidzul Qur’an, Tafsir, Mahfudzot, dan Muthola’ah.
Diharapkan agar seluruh santriwati dapat memuroja’ah pelajaran yang diperoleh dalam kelas dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga bermanfaat bagi sekitar.
Reporter: Khoirinil Qudsiyah
Fotografer: Nabila Khesya, Faranisa Nur Aulia
Editor: Rini Aisyah



